Spare Part ADI

Strategi Efektif Memastikan Ketersediaan Spare Part untuk Alat Drilling di Industri Pertambangan

Strategi Efektif Memastikan Ketersediaan Spare Part untuk Alat Drilling di Industri Pertambangan

Ketersediaan spare part untuk alat berat, terutama dalam dunia pertambangan, adalah elemen kunci yang menentukan kelancaran operasional. Dalam lingkungan kerja yang menuntut keandalan tinggi dan minimnya downtime, spare part harus selalu siap pakai. Sebagai supplier suku cadang, memastikan ketersediaan ini bukan hanya tanggung jawab operasional tetapi juga nilai tambah yang bisa Anda berikan kepada pelanggan. Berikut adalah beberapa strategi efektif yang bisa Anda terapkan untuk memastikan hal tersebut:

Menjalin Kemitraan dengan Supplier Utama

Memiliki supplier tetap yang andal adalah langkah fundamental dalam menjaga rantai pasok spare part tetap stabil. Melalui kerja sama jangka panjang, supplier akan lebih memahami kebutuhan spesifik alat-alat berat yang digunakan oleh pelanggan Anda. Sebagai hasilnya, pengiriman spare part dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, dengan kualitas yang konsisten.

Kemitraan ini juga membuka peluang negosiasi yang lebih menguntungkan—baik dalam hal harga maupun pengaturan prioritas suplai, terutama pada masa-masa kritis ketika permintaan sedang tinggi atau terjadi kelangkaan material. Dengan memastikan hubungan yang solid dengan supplier utama, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan memberikan jaminan pengadaan yang lebih stabil.

Memiliki Supplier Alternatif sebagai Rencana Cadangan

Tak kalah pentingnya adalah memiliki supplier alternatif yang siap untuk diandalkan. Diversifikasi supplier ini adalah bagian dari mitigasi risiko yang harus dipikirkan jauh-jauh hari, terutama ketika menghadapi potensi gangguan seperti keterlambatan pengiriman, kenaikan harga, atau kelangkaan barang.

Dengan adanya opsi lain, Anda dapat tetap memenuhi kebutuhan pelanggan tanpa mengorbankan kecepatan atau kualitas layanan. Selain itu, dengan menawarkan berbagai alternatif, Anda bisa memberikan pilihan kepada pelanggan terkait harga dan waktu pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan operasional mereka. Hal ini tentu akan meningkatkan daya saing bisnis Anda di pasar spare part yang semakin kompetitif.

Mengelola Backlog Spare Part secara Efisien

Memastikan ada stok spare part yang cukup di gudang adalah langkah penting untuk menjaga kelancaran operasional. Stok cadangan atau backlog ini harus didasarkan pada analisis kebutuhan yang matang—misalnya, spare part yang sering digunakan atau yang memiliki risiko aus tinggi, seperti bit pada Top Hammer Drill.

Dengan sistem manajemen inventaris yang baik, Anda dapat mengoptimalkan penyimpanan spare part dan memastikan barang-barang tersebut siap dikirim kapanpun pelanggan membutuhkannya. Sebagai supplier, Anda juga dapat menawarkan solusi penyimpanan khusus untuk pelanggan tertentu yang membutuhkan jaminan ketersediaan barang.

ADI Spare Part

Menggunakan Forecast Berbasis Data untuk Perencanaan Kebutuhan

Melakukan forecast kebutuhan spare part adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan barang secara berkelanjutan. Berdasarkan data historis penggunaan spare part, kondisi alat, dan jadwal pemeliharaan, Anda bisa memprediksi dengan lebih akurat kapan dan dalam jumlah berapa spare part akan dibutuhkan.

Penerapan teknologi seperti CMMS (Computerized Maintenance Management System) dapat membantu Anda dalam melakukan analisis ini dengan lebih presisi. Dengan memberikan solusi yang proaktif, seperti reminder penggantian spare part kepada pelanggan, Anda tidak hanya meningkatkan layanan tetapi juga menciptakan loyalitas pelanggan.

Menyediakan Layanan Purna Jual yang Unggul

Sebagai supplier, menjual spare part saja tidak cukup. Layanan purna jual yang meliputi dukungan teknis, konsultasi, dan pelatihan bagi pelanggan mengenai penggunaan yang tepat dari spare part dapat menjadi nilai tambah yang signifikan. Anda dapat memastikan bahwa pelanggan tidak hanya mendapatkan produk berkualitas tetapi juga solusi lengkap yang menjaga mesin mereka tetap bekerja optimal dalam jangka panjang.

Dengan menyediakan layanan purna jual yang unggul, Anda menciptakan hubungan yang lebih erat dengan pelanggan, yang akan lebih memilih Anda sebagai mitra jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan operasional mereka.

Kesimpulan

Memastikan ketersediaan spare part adalah bagian integral dari layanan yang diberikan oleh supplier kepada pelanggan, terutama di industri pertambangan. Dengan mengimplementasikan langkah-langkah seperti menjalin kemitraan dengan supplier utama, memiliki supplier alternatif, mengelola backlog yang efisien, membuat forecast berbasis data, dan menyediakan layanan purna jual yang unggul, Anda dapat membangun reputasi sebagai penyedia jasa dan meningkatkan ketersediaan layanan Anda.

Berikut adalah beberapa sparepart penting untuk alat drilling yang mungkin Anda butuhkan dari beberapa merek Drill Rig yang digunakan (Junjin/Soosan; Furukawa PCR/HCR ; Airman Compressor) :

Spare PartPart Number
Shank Bushing8301351-1004605
90° Elbow8300804-7002706
Accumulator ASSY90000804A
Air Breather Hydraulic3820005-4510050
Chuck Driver ASSY90001503A
Hydraulic PumpDR34900
Fan BeltDR11210

Untuk informasi lebih lengkap mengenai sparepart selengkapnya. Anda dapat mendownload dokumen lengkap di sini 

Hubungi Abdiyasa untuk Konsultasi Produk Pendukung Drilling and Blasting

Apabila Anda membutuhkan informasi lebih rinci atau ingin berdiskusi tentang solusi terbaik untuk proyek pengeboran Anda, jangan ragu untuk menghubungi tim customer service kami melalui tautan berikut: Hubungi Bussiness Consultant Abdiyasa di WhatsApp.

Penyedia Jasa Pengeboran Dan Peledakan

Penyedia Jasa Pengeboran Dan PeledakanPT. Abdiyasa Dharma Inovasi adalah sebuah perusahaan swasta nasional yang berdiri tahun 2005 di Bandung. Mulai tahun 2011 ini Abdiyasa melebarkan sayap dengan menempatkan kantor operasional di Jakarta untuk bisa melayani customer dengan lebih baik. Abdiyasa memberikan penyediaan terhadap aneka kebutuhan pengelolaan tambang khususnya untuk keperluan pengeboran (drilling) dan peledakan (blasting). Mencari Penyedia Jasa Pengeboran Dan Peledakan kebutuhan site anda bisa tawarkan kepada kami.

PT. Abdiyasa Dharma Persada juga menyediakan beberapa layanan lainnya, diantaranya :

  • Blasting Instrument
  • Blasting Accessories
  • Blasting Measuring service
  • Drilling Parts & accessories
  • Other Mining Equipment
  • Service & Calibration

Untuk info pemesanan dan Informasi lebih lanjut silahkan Hubungi Kami:

Kantor Operasional
Jl. Kemangsari II No. 1, Jatibening Baru, Bekasi 17412 Tlp. 021-8497-6017; Fax. 021-8497-409
Email : marketing@abdiyasa.com
Phone : +62 21 8497 6017 (Office), +62 856 4007 1533 (Marketing Support)
Kantor Pusat
Jl. H. Junaedi no. 17 Cipagalo Girang Bandung 40286 Tlp. 022-7530980; Fax. 022-7530981

Pastikan juga anda cek website kami untuk penawaran terbaru kami yang mungkin anda butuhkan di https://abdiyasa.com/home/ .
Cek juga tokopedia kami untuk barang yang ingin segera anda pesan di https://www.tokopedia.com/abdiyasa?source=universe&st=product
#AdaDiADI Abdiyasa.com

Mining Explosives – Drilling & Blasting

Explosives
1.1 LIMITATION
1.1.1. Deck
-A stable body which when subjected to proper stimulation will quickly change from pdt / liquid to hot n expansive gas which results in surrounding tech (Grolier).
-Bhn / camp which can react in a short time and produce energy in large quantities because there is a very large volume of gas at a very high T followed by very high mechanical, visual and acoustic effects (Berta G)
-Bhn / substances which are in the form of pdt, liquid, gas or camp which when subjected to an action in the form of heat, the impact / friction will change chemically into other substances which are mostly or entirely gaseous and these changes occur in a very short time with the effect of pns and P which is very high (Presidential Decree No. 5 year 1998)

1.1.2.Blasting Agent

1.Dry Blasting Agent (ANFO)
A granular camp consisting of combustion / oxidizing materials intended for detonation, where all the camps cannot be classified as rhinos and the resulting camp cannot be detonated using blasting cap No. 8.

2.Slurry / Emulsion / Watergel Blasting Agent
Camp oxidizing agents (NaNO3, NHNO3), fuel sensitizer, and about 15-20% water in + gelling agent cause slurry on water.

1.2 MATERIALS AND COMP
Commercial rhino contains compound camps containing C, H, N, O. Kmd to obtain the ttu effect sometimes at +2 sensitizers Na, Al, Ca.

1.2.1. Zero Oxygen Balanced
In rhino get oxygen in the right amount so that during the whole reaction H will form H2O, C? CO2 and N? N2 is free.
3NH4NO3 + CH2? 7H2O + CO2 + 3N2
Negative Oxigen Balance:
2NH4NO3 + CH2? 5H2O + N2 + CO
Positive OB
5NH4NO3 + CH2? 11H2) + CO2 + 4N2 + 2NO
ZOB formula:
Rhino is only found in CHNO element
ZOB = Oo-2Co-0.5Ho
If there are additional elements (Na, Ca, Al)
ZOB = (Oo – 0.5Nao – Cao – …) –2Co – 0.5Ho

1.2.2 Blasting reaction
The reaction that generates heat and generally the heat generated is very high, the gas forms very quickly and produces very high pressure.
-Deflagration: shows a high-speed combustion reaction accompanied by a very fast gas expansion in a limited space so that it creates a very large pressure and causes a lifting effect which is proportional to the combustion process.
-Detonation: describes the propagation process of shock gel through a rhino column which is followed by a chemical reaction that adds energy to stimulate shock gel propagation, followed by gas expansion in a very short time.

1.3. CLASSIFICATION OF BADAK
Presidential Decree No. 5/1988 also Decree of the Minister of Defense and Security No SKEP / 974? VI? 1988 divides rhinos into:
1. Industrial Explosive Decks
2. Military Explosives Deck

Industrial Rhino Distinguished according to its shock gel (Jimeno):
1. Sudden Rapid (Rapid n Detonating Explosives)
speed 2000-7000 m / sec and differentiated into primary (high energy and sensitive, for detonator and print primers such as mercury fulminate, PETN, Pentolite) and secondary which is less sensitive is used for the filling of explosive holes
2Badak Slow (Slow n Deflagrating Exp)
Kecwh below 2000 m / s

Rhino according to Manon:
1. High explosives
Detonation rate: 1600-7500 m / s, properties: detonation (propagation of the shock gel) and produces a shattering effect
2. Weak deck (Low Exp)
Reaction rate less than 1600 m / s, Characteristics: deflagration (chemical reaction that is very fast and causes a heaving effect)

Industrial Rhino based on its composition:
1. Black Powder [8C + 3S + 10KNO3? 3K2CO3 + 2K2CO3 + CO2 + SN2]
2. Dinamite
-Straight Dinamite: dynamite with NG comp (20-57%) and NaNO3 as oxygen carrier (59-23%).
-Gelatine Dinamite: dynamite with gelatine (NG and nitrocellulose) blasting at + NaNO3 / KNO3.
-Amonium Gelatine Dinamite: dynamite with gelatine comp blasting di + NH4NO3
3. Permissible Explosive
Rhino is strong for TBT especially TA BB with Comp Ammonium Gelatine dynamite in + flame depressant (NaCl) to get low T, less gas Vol and ignition as short as possible.
BG + NH4NO3 + NaCl
4. Blasting agent? ANFO, ALANFO, Slurry / watergel / emulsions, heavy ANFO

1.4. BADAK PROPERTIES

1. Strength
related to the energy content possessed by the rhino and the size of the rhino’s ability to do work (%)
2.Kec Detonation
small detonation gel that breaks along the rhino filling column (m / s).
Factors: type of rhino (grain size, body weight), D dodol / D shooting holes, degree of confinement, initial ignition.
3. Sensitivity
Measure the amount of impulse needed for the rhino to start reacting and spread the explosive reaction throughout the stuffing.
Factor: chemical comp, grain size, content bbt, water content, T.
-Sensitivity to impact (sensivity to shock / impact)
-kep to friction (friction)
-kep thd heat (heat)
-Kep to another rhino explosion from that distance (gap sensivity)
4.Bbt Contents Cdk
Comparison between rhino weight and vol (gr / cm3)
-SG: ratio of density of rhino to density of water at standard con- nection (0.6-1.7)
-Stick Count: number of standard lunkhead 1 ¼ “x 8” in 1 50 pound box (232-83)
-Loading density: rhino weight per unit of length.
5. Detonation pressure
The spread of blast wave tech in the rhino stuffing column (Kilobar / kb). Kb: 5-150 kb
6. Water Resistance
The rhino’s ability to withstand water seepage in time without damaging, changing or reducing the sensitivity (clock)

Water resistance level:
-Perfect (excellent) yr on water> 12 hours
-Very good? 8-12 hours
-Good (good)? 4-8 hours
-Enough (Fair)? <4 hours
-Bad (poor) not yr. To water
7. Nature of Toxic Gas
Rhino explodes producing: smoke / fumes
Smoke is insignificant because it only consists of white steam / smoke.
Fumes are yellow and green because they are toxic and contain carbon monoxide CO and nitrogen oxides NO8.

1.5. EXPLOSION EQUIPMENT
the material needed to make the blasting circuit so that the rhino stuffing can be ignited (only for one lighting)
1.detonator
-Electric sec / EBC: instantaneous sec, delay sec
-det is usually used with fire
-power cable
– tape insulator
2.Sb Fire with equipment: ignitor cord, igniter cord connector
3.Sb Explosive: Ms Connector / detonating relay / delay connector.

1.6. EXPLOSION EQUIPMENT
The tools needed to test and ignite the blasting circuit so that they can be used repeatedly.
1. Blasting Machine (DC electrical energy source) along with Ohm-meter, rheostat
2.Cap Crimper
3. Main cable (bus wire, leading wire), namely the cable connecting BM to the blasting circuit.

1.7. ELECTION OF THE BADAK
1. the price of the rhino and its equipment
2. Availability in the market and continuity of supply
3. The characteristics of the bat that will be dismantled
4.Vol bat to be dismantled
5. Working conditions
6.Mslh Circle
7. Applicable regulations

source of rizki martarozi